Group: Administrator Level:
Posts: 41 Joined: 4/25/2006 IP-Address: saved

| Senja Berkabut di Jakarta
senja berkabut pintu-pintu lama terkunci ada rasa takut tertambat bersama sepi
kugedor pintu-pintu lain tapi ruang sepi saja kugedor terus dengan semangat berseri tapi kemaraian jiwaku terperangkap di sana
malam mengepung kegelapan menyerbu plasma jiwaku makin diusung dari keramaian semesta
dan pintu-pintu tertutup makin mengatup Padahal ini Jakarta Tempat segala perbedaan luluh di sepanjang jalan Di dalam cengkerama Yang menakutkan
Perlahan-lahan malam merambat Bersama angin menyengatkan dingin Aku takut suhu pada nol derajat Dan berkata pada diri sendiri, mungkin ini kiamat
Kembali pintu-pintu itu kuketuk Sepotong puisi kubacakan di bawah lampu jalan Temaram warna neon menambah buram suasana Ruang demi ruang itu tidak rubuh juga
Ini Jakarta, seseorang berkata Barangkali puisimu terlalu dibakar luka Sedang hidup penuh warna Warna-warna yang ria
Aku tidak ingin terperangkap dalam permainan warna Hidup hanya sebatas sajak yang kutulis dan kubacakan Agar pintu-pintu yang tertutup itu terbuka Terbuka bagi mereka yang kehilangan rumah Yang merindukan sebuah kamar untuk mengikat sepi AAtau sekalian bermimpi.
2001
|